1/12/2011

MENGEJAR PEMILU 2014

MENGEJAR PEMILU 2014, rasanya pemilu 2014 semakin dekat, padahal masih tiga tahun lagi, pemikiran sang politikus sudah ada yang menjurus kearah itu, bahkan polling siapa yang akan menjadi presiden sudah ada, termasuk dua calon calon dari perempuan, tapi tidak diperhitungkan siapa calon wakilnya, menurut hemat saya pemilu 2014 nanti wakilnya sangat menentukan dan pemenangnya siapa calon presiden dalam pemilu 2014 nanti yang didukung oleh pegawai negeri, pemilihan pemilihan kepala daerah setiap tahunnya
tambah banyak saja golongan putih. Bolehkan kalau kita berandai andai kalau presiden kita sekarang ikut mencalonkan diri sebagai wakil presiden, daripada sebagai penasehat saja dari partai beliau, mudah mudahan tentang ini cepat keluar pollingnya dan berapa persen yang diberikan pendukung kepada beliau. Mungkin bagi yang akan mendapat perolehan suara lebih banyak, jangan menawarkan perubahan tetapi menambah yang sudah ada, sebab kalau merubah lebih banyak yang dirugikan, kalau banyak yang dirugikan tentu
saja banyak pula penentang, kalau banyak yang menentang, banyak pula pengurangan perolehan suara dalam pemilu 2014 nanti, kalau menambah sedikit yang dirugikan, padahan dengan ditambah, pasti akan terjadi perubahan, bedanya cuma kalau dirubah kejadiannya terlalu cepat, sedangkan kalau ditambah, terjadi perubahannya secara perlahan meskipun pasti, kalau begini hampir bisa diramalkan, siapa yang akan terpilih sebagai pemenang pemilu 2014..

Saya

No comments: